Aku mengenal huruf dan kata kata.
Tapi mengapa ketika ku belajar mengeja namamu, sesak didada?
Aku bisa menyapa semua orang baik yang kukenal maupun tidak.
Tapi mengapa memanggilmu saja lidahku terasa kelu?
Aku mengetahui dengan baik beberapa makna kehidupan.
Tapi mengapa aku tak bisa mengenal dan memahamimu dengan baik?
Jika kehidupan masih memberikan kesempatan untuk kita bersua, apa kamu juga menginginkan kita bisa duduk berdua; sekedar menikmati segelas teh hangat dan bercengkrama segala hal tentangmu dan tentangku.
Cukup. Aku hanya ingin kamu mengingatku, aku mengingatmu.
Aku peduli kamu, kamu peduli aku.
.
.
.
Happy Father's Day. Wherever u are, i miss u so bad!
Muncar, 12 Nopember 2017