5 Januari 2020

Pertemuan


Sadar atau gak sadar, perkenalan atau pertemuan kita dengan seseorang mempunyai 1 manfaat yang amat besar; mendapatkan pelajaran hidup dari orang tersebut.
.
.

Di suatu siang yang cukup terik di sebuah kota J, aku berniat singgah di sebuah masjid yang memiliki pujasera yang cukup nyaman. Cuaca yang cukup terik kala itu mendorongku untuk terlebih dahulu singgah sejenak di pujaseranya untuk menghilangkan dahaga yang sudah tak tertahankan. Setelah memesan minuman, aku memilih kursi yang cukup panjang di deret paling akhir dari barisan-barisan kursi yang tertata cukup rapi. Aku tak sendiri. Di depan kursi yang kududuki, aku sedang berhadapan dengan seorang perempuan paruh baya yang sedang merangkai butiran-butiran mutiara imitasi dengan sesekali menyeruput segelas susu hangat dihadapannya.
Aku sebagai seorang yang merasa ambivert, kucoba memberanikan diri untuk memulai percakapan dengan beliau.

"Sedang membuat apa, Bu?" tanyaku.

"Ini mbak, ibu sedang merangkai mutiara mau tak jadikan tas kecil."

"Wah, untuk dijualkah, bu?"

"Enggak mbak, ini untuk dipakai sendiri, mau saya hadiahkan ke anak saya yang perempuan. Anak perempuan kan biasanya kalau memakai baju misal warna merah, tasnya juga harus senada, warna merah juga biar bagus." Selorohnya.

Seketika aku hanya bisa menjawab,
"Hehe. Iya bu.."
Aku termenung. Diri ini menyadari, betapa seorang ibu sungguh kasih kepada anak-anaknya, sampai hal terkecil dan sedetail apapun, tak pernah luput dari pandangannya.
.
.

Sungguh, aku menyadari dari pertemuan ini Tuhan sedang ingin memberikanku pembelajaran melalui seorang ibu yang sedang menunggu suaminya beribadah.

#30HBC #30HBC2005 #30HBC20 @30haribercerita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar